Viral! Aksi ‘Bajing Loncat’ Jarah Truk Barang Asal Lampung di Cilegon Banten

a

SUARA GARUT— Jagat media sosial tanah air dibuat heboh dengan adanya penjarahan yang dilakukan sekelompok atau kawanan pemuda terhadap kendaraan yang melintas saat siang bolong.

Dalam video yang beredar di media sosial, nampak perekam video yang berada di dalam sebuah bus mengabadikan aksi penjarahan yang biasa disebut ‘bajing loncat‘.

Aksi ‘bajing luncat’ itu diketahui terjadi di salah satu ruas jalan di Kota Cilegon, Banten. Saat itu bus yang tengah melintas di ruas jalan tersebut berjalan tak terlalu cepat.

Pasalnya, tepat di depan bus yang ditumpangi perekam bus itu terdapat sebuh truk bermuatan logistik yang ditutupi terpal. Namun, di antara bus dan truk nampak dua orang pemuda berboncengan menggunakan motor tidak memakai helm.

Baca Juga:Nyaris 2 Pekan Krisis Air Bersih, Warga Perum Griya Pamoyanan Garut Keluhkan Pelayanan PDAM

Satu di antaranya menutupi hidung dan mulutnya dengan kain. Tak lama, dari arah samping belakang muncul satu sepeda motor lagi yang ditumpangi dua orang pemuda. 

Motor itu menyalip bus yang ditumpangi perekam video. Ternyata kempat pemuda itu merupakan komplotan aksi ‘bajing loncat’ atau penjarah yang berulah di keramaian di kawasan tersebut.

Motor pertama pun terus mendekati dan menempel bagian belakang truk yang diketahui berasal dari Lampung itu. 

Tak lama, pemuda berkaos kuning yang dibonceng di motor pertama berdiri di motor dan naik dengan cara sedikit memanjat ke truk tersebut. Ia tampak merobek terpal penutup barang dan masuk ke bak truk itu.

Tak berselang lama, rekannya yang lain dibonceng di motor kedua ikut masuk dan menyusul pemuda pertama yang sudah terlebih dahulu masuk ke bak truk yang ditutupi terpal yang dirobek tadi.

Baca Juga  Fungsi Iklan Bagi Pemerintah Dan Perusahaan

Baca Juga:Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Asian Games 2023 Grup F

Semenjak kedua motor itu muncul, sebenarnya sopir bus langsung membunyikan klakson telolet basuri dengan maksud memberi kode kepada pengemudi truk dan warga sekitar bahwa ada aksi ‘bajing loncat’.

Namun, sayangnya baik sopir maupun warga sekitar tidak menyadari atau bahkan tak memahami maksud dari sopir bus yang membunyikan klakson telolet basuri itu.

Pengendara lain pun nampaknya tak menyadari ada aksi ‘bajing loncat’ terhadap truk tadi. Selain itu, kedua motor yang ditumpangi empat pemuda pelaku aksi ‘bajing loncat’ tersebut juga  menutupi plat nomornya yang diduga untuk menghilangkan jejak aksi mereka.

Hingga saat ini, belum diketahui pasti kapan waktu terjadinya aksi penjarahan ‘bajing loncat’ yang dilakukan kawanan pemuda di salah satu ruas jalan di Kota Cilegon tersebut. (*)

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *