Menggodok Regulasi AI

Tak Berkategori

Senin, 14 Agustus 2023 – 06:24 WIB

VIVA Tekno – Kementerian Komunikasi dan Informatika menyiapkan ekosistem mulai dari regulasi hingga pengembangan sumber daya manusia atau SDM untuk mendorong adopsi penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) di Indonesia.

Baca Juga :

Bintangi Heart of Stone, Gal Gadot Ungkap Ketakutannya akan Potensi Bahaya AI

Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Nezar Patria mengatakan pembentukan regulasi hingga pengembangan SDM tersebut perlu didorong agar masyarakat bisa memanfaatkan AI dengan positif dan tidak disalahgunakan.

“Saya kira itu yang menjadi tupoksi di Kominfo nantinya supaya AI bisa bermanfaat dan lebih tepat guna sesuai kebutuhan lintas pemangku kepentingan, bukan hanya pihak tertentu,” kata dia, kala berbincang dengan VIVA Tekno dan sejumlah media massa di Jakarta.

Baca Juga :

APJII dan Kominfo Jajaki 6 Isu Strategis

Wamenkominfo mengatakan saat ini ada enam isu berkaitan dengan pemanfaatan AI dalam keseharian di antaranya terkait dengan kesalahan misinformasi, privasi atau kerahasiaan, toxicity atau ancaman berbasis siber, perlindungan hak cipta, bias implementasi AI, serta pemahaman nilai kemanusiaan.

Dengan adanya enam tantangan tersebut, ia mengatakan perlu ada andil dari regulasi sehingga penggunaan AI bisa demokratis, dapat digunakan sebagai teknologi yang mendorong keberagaman, dan menciptakan kesetaraan digital.

Baca Juga :

Tawaran Kampanye Politik 2024 Pakai Pemilu AI, Begini Caranya

Artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.

Regulasi tersebut diharapkan mampu membuat AI bisa diakses oleh banyak pihak dan dimanfaatkan untuk membuka peluang pertumbuhan inovasi di Indonesia. “Kita akan bisa memanfaatkan AI secara mudah dan pendekatan ini berarti AI akan lebih mudah, lebih murah, lebih ramah bagi pengguna,” ungkap Nezar Patria.

Halaman Selanjutnya

Lebih lanjut, ia mengatakan saat ini Kominfo telah menggunakan pendekatan “democartization of governance” untuk penerapan tata kelola ekosistem digital dengan melibatkan beragam pemangku kepentingan terkait AI.

img_title



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *