Nafas Rusia Belum Habis untuk Sampai ke Bulan

Tak Berkategori

Selasa, 15 Agustus 2023 – 09:05 WIB

VIVA Tekno – Di tengah beragam sanksi yang dijatuhkan negara-negara Barat karena menginvasi Ukraina, Rusia meluncurkan Luna-25 sebagai Misi ke Bulan pada Jumat dini hari, 11 Agustus 2023. Ini merupakan misi ke Bulan yang pertama setelah misi serupa pada 1976.

Baca Juga :

Nyaris 100 Tentara Rusia Dibantai Pasukan Jenderal Tarnavskyi

Kabarnya, proyek tersebut bertujuan mendaratkan misi di Kutub Selatan Bulan yang diyakini memiliki cadangan air besar. Bentuknya berupa es.

Misi ini sekaligus memperketat persaingan negara-negara besar, seperti China, Amerika Serikat (AS), dan India, untuk mendapatkan akses ke Satelit Alami Bumi itu.

Baca Juga :

Video Horor Puluhan Tentara Rusia Jadi Mayat Diterjang Artileri Militer Ukraina

Roscosmos melaporkan perkembangan dari misi tersebut pada Jumat lalu, yang telah terpisah dari tahap atas ‘Frigate’ dan melanjutkan perjalanannya ke satelit alami Bumi itu. Sejauh ini, semua avionik berfungsi dengan baik dan operator mempertahankan koneksi yang stabil dengan pesawat ruang angkasa.

Meluncur dari Kosmodrom Vostochny di Wilayah Amur Timur, Luna-25 akan mendarat di Kutub Selatan Bulan yang belum dipetakan antara 21 hingga 24 Agustus.

Baca Juga :

Kunjungi Markas NVIDIA, Menko Luhut Terkejut dengan Ini

Mengingat medan yang berat di daerah itu, pendaratan tidak akan mudah – pesawat ruang angkasa akan mengorbit Bulan pada ketinggian 100 kilometer hingga seminggu. 

Halaman Selanjutnya

Selama waktu ini, Luna-25 akan melakukan pengukuran lintasan, dengan operator harus memutuskan antara tiga lokasi pendaratan – yang utama di utara Kawah Boguslavsky dan dua lokasi cadangan. 

img_title



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *