PDIP Merasa Koalisi Pendukung Ganjar Lebih Efisien setelah Golkar dan PAN Dukung Prabowo

Tak Berkategori

Rabu, 16 Agustus 2023 – 14:48 WIB

Jakarta – Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah menilai bahwa kerja sama politik Partai Golkar dan PAN untuk mendeklarasikan dukungan kepada Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto sebagai bakal calon presiden (capres) justru membuat kerja sama politik partainya semakin ramping dan efisien menghadapi Pilpres 2024.
 
“Kami menghormati semuanya, dan itu bagi kami sesungguhnya membuat kami semakin ramping dan efisien untuk berkontestasi,” kata Said di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu, 16 Agustus 2023.
 
Maka, kata dia, publik memperoleh sisi positif lantaran berkurangnya kebisingan dari langkah-langkah taktis partai-partai politik jelang pemilu. “Tapi yang diinginkan PDI Perjuangan ada diskursus tentang Indonesia ke depan, ini kan enggak keluar-keluar sampai sekarang,” katanya.

Baca Juga :

Cinta Mega Resmi Dipecat Buntut Main Game Slot saat Rapat Paripurna

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mendukung Prabowo Subianto untuk Pilpres 2024

 
Selain itu, menurutnya, dapat lebih fokus pula dalam merancang diskursus tentang masa depan Indonesia. “Kalau kemudian terjadi tiga pasangan akan diuji oleh publik, gagasannya, kebijakan-kebijakannya tentang Indonesia ke depan, kan bukan diuji seberapa banyak partainya, kunciannya kan di situ,” paparnya.

Baca Juga :

Golkar dan PAN Ikut Koalisi Prabowo, Surya Paloh: Bagus Sekali

 
Dia juga menyebut bahwa PDIP tidak merasa ditinggalkan atas dukungan yang diberikan PAN dan Partai Golkar kepada Prabowo Subianto sebab pemilu sejatinya berasal dari suara rakyat.
 
“Jadi kita tidak boleh baper (bawa perasaan) bahwa PDI Perjuangan ditinggal, kami tidak merasa ditinggal, kaitkan itu kedaulatan dan otonomi Golkar, otonominya PAN,” ucapnya.
 
PDIP, ujarnya lagi, akan selalu menghindari pula pola-pola transaksional dalam menjalin kerja sama politik dengan partai politik lain.

Baca Juga :

Ribuan Simpatisan Banteng Geruduk Markas PDIP Bali, Apa Masalahnya?

Bacapres Ganjar Pranowo bersama para purnawirawan TNI-Polri

Bacapres Ganjar Pranowo bersama para purnawirawan TNI-Polri

“PDI Perjuangan itu setiap bekerja sama dengan partai politik, maka selalu akan menghindari pola-pola transaksional dan bagi-bagi sumber daya ekonomi. Kenapa itu diletakkan? Karena pada dasarnya orang dalam kontestasi pemilu yang akan datang itu kita akan minta izin kuasa daulat rakyat,” tuturnya.
 
Said menambahkan bahwa setelah deklrasi dukungan Partai Golkar dan PAN kepada Prabowo, Jakarta, Minggu, partainya akan bersikap santai, dan tidak mengadakan rapat khusus menyikapi konstelasi politik jelang pemilu yang berubah.
 
“Enggak, enggak ada. Kami santai saja. Kami akan fokus memenangkan Ganjar Pranowo, sebab kan capresnya Ganjar Pranowo. Masa kami harus berkutat kanan-kiri terus, noleh terus. Kapan majunya,” ujar dia.

Halaman Selanjutnya

Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bersama Partai Gerindra berkoalisi mendeklarasikan Prabowo Subianto sebagai calon presiden pada Pemilu 2024. Tanda tangan kerja sama politik serta deklarasi capres Prabowo Subianto dilaksanakan di Museum Naskah Proklamasi di Jakarta Pusat, Minggu, 13 Agustus.

img_title



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *